TEKNIK PENYAJIAN LISAN DALAM MATA KULIAH SEMINAR BIOLOGI
Penyajian lisan atau kemampuan berbicara
adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau mengucapkan kata-kata
untuk mengekspresikan, menyatakan, menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan.
Pendengaran menerima informasi melalui rangkaian nada, tekanan, dan penempatan
persendian. Jika komunikasi berlangsung secara tatap muka, ditambah lagi dengan
gerak tangan dan air muka (mimik) pembicara.
Bentuk
penyajian lisan ada berbagai macam. Diantaranya yaitu :
•Diskusi Kelompok
•Diskusi
Panel
•Pidato
•Rapat
•Wawancara
•Konferensi
•Seminar
•dll.
Pada umumnya, seminar
dilakukan dengan metode presentasi. Hal ini menyebabkan presentasi tersebut
dikatakan sebagai presentasi ilmiah yang mana masalah-masalah yang ada akan
dibahas secara ilmiah.
Agar presentasi dapat berjalan secara efektif, ada kiat yang perlu diterapkan. Beberapa kiat yang dimaksud di antaranya:
a.menarik
minat dan perhatian peserta.
b. mengarahkan perhatian
peserta
c. mempertahankan
minat dan perhatian peserta
d. menjaga agar
presentasi tetap terfokus pada masalah yang akan
dibahas
e. menjaga etika
Beberapa
prinsip komunikasi berikut dapat dipertimbangkan oleh penyaji dalam penyajian
lisan
a) Mengurangi gangguan komunikasi
seperti antisipatif.
1. memastikan kecukupan pencahayaan dan ruang gerak,
2. memperlihatkan tingkat kapasitas peserta ketika memilih bahasa dan media,
3. menghindari kemungkinan penafsiran ganda ungkapan yang dipilih,
4. berpikir positif tentang peserta,
5. membuat peseta merasa nyaman, berterima, dihormati, dan dihargai,
6. mempertimbangkan budaya peserta,
7. bersikap terbuka terhadap sikap dan pendapat orang lain yang
berbeda, memastikan pilihan kostumnya sudah sesuai dan tepat dengan forum.
Untuk
membantu kelancaran seminar dan penyaji mampu menguasi “suasana seminar”, perlu
diperhatikan beberapa hal pada saat penyaji berbicara dihadapan peserta
seminar, yaitu
•Kontak
mata
•Intonasi
suara
•Sikap
penyaji
•Penggunaan
tata bahasa
•Penggunaan
catatan
•Lama
penyajian
•Entusiasme
penyaji
•Penampilan
umum → membangkitkan rasa hormat
Komentar
Posting Komentar